Seri lagi...
Persija Jakarta kembali meraih hasil imbang pada laganya yang kedua melawan PSM Makassar di stadion Kanjuruhan, Malang. Pada laga ini Persija Jakarta yang berstatus sebagai tim tuan rumah, harus tertinggal lebih dulu pada menit ke-3, setelah PSM berhasil mencetak gol melalui kaki Diva Tarkas, yang memanfaatkan umpan cantik rekannya Claudio Pronetto.
Persija Jakarta yang tidak diperkuat empat pemain pilarnya, tersentak, dan berusaha membalas untuk dapat menyamakan kedudukan. Tercatat beberapa peluang dari kaki dan kepala Aliyudin, Bambang, Fabio Lopes, dan M. Ilham tidak mampu dikonversikan menjadi gol, akibat ketergesa-gesaan dan juga gemilangnya penampilan Syamsidar dibawah mistar gawang PSM.
Persija Jakarta kembali meraih hasil imbang pada laganya yang kedua melawan PSM Makassar di stadion Kanjuruhan, Malang. Pada laga ini Persija Jakarta yang berstatus sebagai tim tuan rumah, harus tertinggal lebih dulu pada menit ke-3, setelah PSM berhasil mencetak gol melalui kaki Diva Tarkas, yang memanfaatkan umpan cantik rekannya Claudio Pronetto.
Persija Jakarta yang tidak diperkuat empat pemain pilarnya, tersentak, dan berusaha membalas untuk dapat menyamakan kedudukan. Tercatat beberapa peluang dari kaki dan kepala Aliyudin, Bambang, Fabio Lopes, dan M. Ilham tidak mampu dikonversikan menjadi gol, akibat ketergesa-gesaan dan juga gemilangnya penampilan Syamsidar dibawah mistar gawang PSM.
Dibabak kedua, Persija berusaha mengambil inisiatif serangan. Peluang pertama dibabak ini melalui kaki Aliyudin masih mampu digagalkan oleh kiper PSM, yang juga mantan kiper Persija, Syamsidar.
Namun, Persija dikejutkan oleh gol kedua PSM yang dicetak oleh Julio Lopez di menit ke-51, yang berhasil mengecoh Abanda Herman untuk kemudian menyarangkan bola ke gawang Hendro Kartiko.
Beruntung Persija mempunyai pendukung fanatik yang setia, yang tak lelah-lelah terus bernyanyi untuk mendukung perjuangan tim Macan Kemayoran. Dan dukungan itu mendapatkan balasannya ketika Aliyudin berhasil merobek gawang PSM di menit ke-60, memanfaatkan bola muntah hasil sundulan Bambang Pamungkas yang gagal diamankan oleh Syamsidar.
Sesaat setelah mencetak gol, pelatih Danurwindo justru menarik Aliyudin untuk digantikan dengan Melky Pekey. Suatu pergantian yang aneh. Walau begitu, disaat pemain PSM sudah hampir bangun dari mimpinya untuk dapat membawa pulang poin 3, mereka lagi-lagi harus meneruskan tidurnya, setelah ikon Persija, Bambang Pamungkas, mampu mencetak gol indah melalui sundulan kepalanya setelah emmanfaatkan umpan cantik dari Fabio Lopes. Dan skor akhir 2-2 bertahan hingga akhir laga.






