"EEN DOEL, EEN GEVOEL, SAMEN ZIJN WE ORANJE"

27 April 2009

My Game Is NOT Fair Play

Kemenangan Persija DIRAMPAS!!!


Itulah kata yang tepat menggambarkan hasil pertandingan antara Persija Jakarta melawan tuan rumah Arema Malang...

Bermain untuk pertama kalinya, setelah mengalami penundaan dan pembatalan pertandingan, tim Macan Kemayoran bermain begitu impresif. Kendati tidak diperkuat salah seorang pilar utamanya, yakni Ismed Sofyan.

Serangan yang dilancarkan oleh pemain-pemain Persija membuat pemain belakang Arema kocar-kacir. Peluang bersih pertama Persija didapat oleh Aliyudin, namun sayang tendangan terukurnya, masih menyisir disisi gawang Arema yang dijaga kiper Dadang Sudrajat.

Petaka datang pada menit ke-17, saat pemain internasional Persija yang juga mantan punggawa Timnas Kamerun, Pierre Njanka, yang berusaha menghalau bola, secara tidak sengaja menendang pemain Arema Buston Brown. Walaupun bola terlihat 50-50, dan tidak sengaja, wasit Fiator Ambarita tetap mengeluarkan kartu kuning bagi pemain Persija tersebut, yang berarti kartu merah, karena dua menit sebelumnya telah mendapat kartu kuning.

Arema yang unggul jumlah pemain, berusaha mengambil alih jalannya permainan, namun kesigapan penjaga gawang Persija, Hendro Kartiko, yang sedang merayakan ulang tahunnya yang ke 36, membuat gawang Persija aman dari kebobolan.

Persija harusnya mendapatkan penalti, saat salah seorang pemain belakang Arema menyentuh bola dengan tangannya di dalam kotak penalti. Namun anehnya wasit hanya memberikan tendangan bebas bagi Persija.

Pada menit-menit terakhir babak pertama, bek Arema, Erick Setiawan yang bermaksud menghalau bola hasil dari umpan Greg Nwokolo, justru mendorong bola masuk kedalam gawangnya sendiri. Dan Persija menutup babak pertama dengan keunggulan 1-0.

Di babak kedua, Persija mengendurkan tempo permainan,d engan lebih fokus bertahan, namun hal ini justru menjadi bumerang. Menit ke-58, Patricio Morales berhasil memanfaatkan tendnagan bebas yang didapat oleh Arema. Tendangan melengkungnya berhasil mengecoh pagar betis pemain Persija, sekaligus mengecoh penjaga gawang Persija, Hendro Kartiko.

Pada menit ke-65, tragedi terjadi, saat pemain Arema Buston Brown, mencetak gol melalui bola "fair play". Karena sebelumnya wasit menghentikan pertandingan, akibat tergeletaknya pemain Persija Ponaryo Astaman, akibat terkena tekel pemain Arema. Kendati pada saat wasit meniup pluit, bola sedang berada di kaki Alexander Pulalo, namun itu merupakan bola liar, dan belum digilir.

Pelatih Persija, Danurwindo sempat memprotes gol tersebut, dan meminta pemain Persija untuk tidak melanjutkan pertandingan. Namun itu hanya sementara, dengan jiwa besar, Danur meminta pasukannya untuk melanjutkan pertandingan.

Memang dasar tim bermental juara, walau dengan tekanan yang begitu besar, ternyata pasukan oren masih mampu untuk mencetak gol dimenit-menit akhir babak kedua melalui sundulan striker asingnya, Fabio Lopes. Gol ini menyelamatkan Persija dari kekalahan, dan menunjukkan mentalitas tim profesional sejati.

Namun ujian Persija rupanya belum berhanti, tiba-tiba wasit kembali mencabut kartu merah untuk pemain Persija Greg Nwokolo, karena dianggap bereaksi berlebihan terhadap asisten wasit.

Terima kasih Persija... Kalianlah pemenang sejati di hati kami...





0 Ultras Comments:


Produk SMART Telecom

Masukkan Code ini K1-61CC62-5
untuk berbelanja di KutuKutuBuku.com